KESEHATAN | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Senin, 07 Januari 2013

PLUS MINUS TELUR HARUS ANDA TAHU

Tahukah Anda, ternyata telur tak hanya memiliki keunggulan, tetapi juga ada kekurangannya. Seperti apa?
 
Pada dasarnya, mengonsumsi telur sangat baik untuk tubuh kita. Dalam satu telur mengandung 6,3 gram protein dan 70 kalori. Jika dibandingkan dengan daging dan ikan, telur memiliki kandungan protein organik yang baik untuk kesehatan.
 
Selain itu, tubuh memerlukan zat kolin yang berfungsi untuk menutrisi otak, saraf otak, dan fungsi otot. Untuk memenuhi nutrisi tersebut, kita dapat mengonsumsi telur. Telur mengandung 113 miligram kolin di dalamnya.

Berdasarkan National Academy of Sciences, tubuh memerlukan 425 sampai 550 miligram setiap hari. Tubuh memang dapat menghasilkan kolin, namun tidak cukup untuk memenuhi jumlah tersebut. Dengan setidaknya memakan tiga telur sehari, kolin di tubuh kita terpenuhi.
 
Tubuh juga memerlukan kandungan lutein setiap hari. Lutein merupakan zat penting untuk kesehatan mata. Lutein terdapat di dalam sayuran. Namun, beberapa penelitian mengungkapkan, kuning telur lebih banyak mengandung sumber lutein dibandingkan dengan suplemen lutein atau lutein yang berasal dari bayam.
 
Telur tak hanya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, namun penelitian yang dilakukan David Katz, MD, Direktur Yale Prevention Research Center di Amerika mengatakan, konsumsi telur berlebih dapat menyebabkan penimbunan kolesterol dalam arteri dan jantung.
 
"Mengonsumsi telur sama berbahayanya dengan merokok ketika datang risiko penyakit jantung di tubuh seseorang," katanya, sebagaimana dilansir EmaxHealth, Senin (7/1/2013).
 
Dampak dari konsumsi telur juga dirasakan oleh mereka yang alergi terhadap telur. Tak hanya itu, ternyata baik di dalam maupun di luar telur dapat terkontaminasi dengan bakteri salmonella dan dapat menyebabkan keracunan makanan. Data dari Amerika menunjukkan bahwa adanya penarikan kembali telur-telur yang tak layak dikonsumsi sebesar 228 juta telur pada 2010. [Renata Koh / Jakarta]

***

Ingat ! Anda juga bebas mengirim artikel-artikel "berita, internasional, budaya, kehidupan, kesehatan, iptek & kisah" ke dalam blog ini melalui email: tionghoanews@yahoo.co.id

Mari kita bersama-sama dukung blog Tionghoanews.com dengan cara membagikan (share) ke dalam halaman facebook, twitter & google+ anda.

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: IPTEK

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA