KESEHATAN | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Senin, 04 Maret 2013

MANFAAT MENGUKUS MAKANAN

Riset dari Australia melaporkan, orang yang sering mengonsumsi sayuran yang dikukus akan mendapatkan lebih banyak manfaat bagi kesehatannya.

Dalam riset, peneliti membagi tikus menjadi beberapa grup. Mereka diberi berbagai makanan dengan cara pengolahan makanan berbeda. Tiga bulan kemudian seorang peneliti menyampaikan kesimpulannya kepada reporter yang mewawancarainya.

"Jelas sekali, makanan yang dikukus lebih bermanfaat bagi kesehatan hewan riset." Lanjutnya, "Keunggulan cara pengolahan tersebut lebih terlihat saat hewan sedang dalam kondisi makan secara berlebihan. Mengonsumsi makanan yang berlebihan merupakan keadaan yang umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari sebagian besar orang."

Dalam laporan juga dijelaskan mengapa mengonsumsi makanan yang dikukus lebih bermanfaat bagi kesehatan. Pada umumnya dalam proses pengolahan makanan memerlukan medium panas untuk menghantarkan panas. Jika hasil hantaran medium panas tidak baik, penerimaan panas jadi tidak merata, sehingga mengakibatkan hilangnya zat-zat bernutrisi. Lebih jauh lagi dapat mengubah struktur makanan dan menghasilkan zat berbahaya atau beracun dalam jumlah besar.

Selain itu, agar penerimaan panas merata, salah satu cara pengolahan makanan akan menggunakan sejumlah besar minyak, dengan demikian tubuh kita akan dibebani kalori dalam jumlah besar, yang akan membahayakan kesehatan tubuh. Sedangkan makanan yang direbus sering kali banyak kehilangan zat gizi yang larut dalam air. Lama kelamaan dapat mengakibatkan kerugian serius jika terkumpul dalam jangka panjang.

* Makanan Kukus tidak Kehilangan Gizi

Makanan yang dikukus dapat semaksimal mungkin mempertahankan gizi makanan. Proses pengolahannya menggunakan suhu yang relatif lebih rendah (bertahan antara 100 derajat C). Sehingga terhindar dari racun yang dihasilkan karena adanya perubahan komposisi makanan, akibat suhu tinggi dari gorengan minyak. Kelebihan lain, jika makanan yang dikukus mengandung banyak minyak (seperti daging dan lain-lain), maka minyak yang berlebihan akan terlepas keluar saat proses pengukusan, sehingga dapat mengurangi kadar minyak yang dikandungnya.

Namun makanan yang dikukus secara tradisional, walaupun memiliki keunggulan, juga memiliki kekurangan. Faktor utama yakni proses pengolahan tidak begitu mudah, kadang kala memerlukan panci atau tempat kukus khusus. Cara penangannya juga lebih merepotkan, memerlukan waktu dan tenaga lebih banyak.

Karena beban memasak lebih besar, sehingga walau sudah mengetahui manfaat untuk kesehatan, juga tidak sering dilakukan, lebih memilih menggoreng atau cara pengolahan instan lainnya. Lama-lama menjadi kebiasaan, ini yang kemudian membahayakan kesehatan.

Belakangan ini sebuah penelitian di luar negeri menunjukkan, cara memasak dengan mengukus atau merebus jauh lebih baik daripada menggoreng atau mengasap. Meski pengolahan makanan dengan cara menggoreng atau mengasap akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari segi keindahan warna, aroma, atau rasanya, namun kerusakan gizi makanan juga tidak dapat diabaikan. Sehingga para pakar mengusulkan sebisa mungkin memilih cara mengukus dan merebus dengan suhu api rendah untuk mengolah makanan.

Para pakar berpendapat, lebih dari 95% gizi yang dikandung beras, mie gandum, dan mie jagung yang diolah dengan cara dikukus akan tetap bertahan. Sebaliknya dengan cara menggoreng akan kehilangan Vitamin B2 dan Niasin sebesar 50% dan hampir semua vitamin B1 akan hilang.

Telur ayam yang kaya akan nutrisi disukai orang, dengan cara pengolahan yang berbeda, gizi yang tersisa dan hasil dalam pencernaan juga berbeda. Telur yang direbus memiliki gizi dan hasil pencernaan mencapai 100%, telur yang dikukus mencapai 98.5%, telur yang digoreng daya pencernaannya hanya 81%, maka mengonsumsi telur ayam paling baik direbus atau dikukus, tinggi gizinya juga mudah dicerna.

Contoh lain adalah kacang. Kacang kaya akan gizi, terutama biji kacang yang berkulit merah, dapat membatasi kelarutan Fibrin, mendorong fungsi sumsum tulang memproduksi Trombosit, mempunyai fungsi menghentikan pendarahan yang cukup baik dalam berbagai penyakit pendarahan. Kacang yang direbus dapat mempertahankan gizi yang dikandungnya beserta fungsinya. Jika digoreng, walaupun aromanya harum namun hampir setengah kandungan gizinya akan hilang.

* Pengolahan Dengan Temperatur Tinggi Banyak Zat Kankernya

Pakar menunjukkan, dengan cara menggoreng akan merusak gizi makanan. Diantaranya adalah kandungan yodium dalam garam akan menguap, sehingga Yodium yang diterima oleh tubuh tidak sama dengan Yodium yang terkandung dalam garam asalnya. Yodium dalam suhu tinggi mudah menguap. Zat ini merupakan sejenis zat kimia yang aktif. Menggoreng makanan dengan suhu tinggi, kira-kira mencapai 180 derajat C, akan mengakibatkan nutrisi yodium berkurang hingga 40% - 50%. Oleh sebab itu jika tidak mengubah kebiasaan cara memasak, menggunakan garam Yodium juga tetap tidak dapat mencukupi keperluan tubuh.

Selain itu, mengolah makanan dengan cara menggoreng tidak hanya merusak gizi makanan, juga dapat menghasilkan berbagai jenis zat beracun. Menggoreng, memerlukan suhu minyak yang agak tinggi. Umumnya antara 180 – 300 derajat C. Sedangkan di suhu yang tinggi, makanan akan mengalami sederetan perubahan.

Antara lain, makanan sejenis protein dapat menghasilkan subtansi Amina Heterosiklik yang dapat menyebabkan kanker. Makanan berjenis lemak dapat menghasilkan Benzopyrene yang dapat menyebabkan kanker dan produk dari asam lemak tak jenuh melalui Cyclik Polimerisasi dan Oksidasi. Makanan sejenis karbohidrat dapat menghasilkan banyak subtansi Akrilamida, semua ini merupakan subtansi penyebab kanker yang terpendam.

Studi ilmiah membuktikan, makanan yang diolah dengan suhu api yang makin tinggi, akan menghasilkan subtansi kanker yang lebih banyak, serta lebih sulit dicerna dalam metabolisme tubuh manusia. Sedangkan pengolahan dengan suhu api rendah, misalnya mengukus atau merebus, sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Karena makanan diolah di bawah suhu api 100 derajat C, tidak akan menghasilkan substansi berbahaya.

Oleh sebab itu, kami seharusnya sangat menganjurkan menggunakan cara mengukus dan merebus dalam mengolah makanan, menghindar dari pengolahan makanan dengan suhu api tinggi.

Dengan demikian tidak hanya dapat mengurangi bahaya dari subtansi penyebab kanker, juga bermanfaat bagi pencernaan dan penyerapan tubuh. Terutama anak-anak dan lansia serta mereka yang lemah. Fungsi imunisasinya menjadi kurang baik. Kemampuan mengatasi keracunan agak lemah, lebih-lebih harus sangat memerhatikan agar menghindar dari makanan-makanan yang memiliki unsur-unsur berbahaya. [Renata Koh / Jakarta]

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id

Selanjutnya ->

Minggu, 03 Maret 2013

AWAS ! MINUM OBAT PELANGSING GANGGU SIKLUS MENSTRUASI

Menstruasi ternyata menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan kesuburan atau kesehatan seksual seorang wanita. Ada banyak hal yang dapat dipengaruhi oleh menstruasi yang tidak teratur, kenali juga apa saja yang menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur.
 
Siklus menstruasi yang tidak teratur dalam sesekali waktu memang sering terjadi. Ini merupakan hal yang normal pada wanita. Namun jika menstruasi yang tidak teratur ini secara konsisten terus terjadi, ini bisa menjadi indikator bahwa Anda mengalami keterlambatan ovulasi.
 
Ketidak teraturan siklus menstruasi biasanya lebih disebabkan oleh lingkungan yang membuat Anda tertekan atau stres, atau Anda dalam pengobatan dan konsumsi kafein atau zat lain yang menggangu fungsi tertentu dalam tubuh yang berpengaruh terhadap siklus menstruasi, demikian yang dikutip buku Bayi tabung, Mempersiapkan Kehamilan, karya dr.Ivan R. Sini, SpOG, terbitan Gramedia.
 
Fluktuasi pada periode menstruasi merupakan indikastor terganggunya hormon yang mengatur menstruasi. Penyebabnya antara lain:
 
1. Penggunaan suplemen atau obat-obatan penurun berat badan yang mengandung allergen, yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap kesehatan terutama pada siklus menstruasi.
 
2. Kebanyakan wanita ingin langsing dan sehat, tetapi penurunan lemak tubuh hingga 15 persen dapat mengurangi hormon yang mengatur siklus menstruasi pada wanita. Anda harus tahu, bahwa indeks lemak tubuh yang rendah dapat memengaruhi massa tulang dan sumsum tulang. Ini berarti kesehatan Anda secara keseluruhan dapat terganggu. [Wina Tjhoa / Jakarta]

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id
Selanjutnya ->

Jumat, 01 Maret 2013

KONSUMSI DAGING BELUM MATANG, WASPADA TOKSOPLASMA

Salah satu penyakit yang menggangu kesuburan adalah toksoplasma. Penyakit yang cukup dikenal sebagai biang keladi sulitnya mendapatkan anak ini bisa menyerang siapa saja.

Toxoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit ber-sel satu bernama toxoplasma gondii. Biasanya infeksi ini didapat dari kontak dengan kucing dan kotorannya, mengonsumsi daging yang belum sepenuhnya matang, atau sayur-sayuran mentah yang tidak bersih.

Seperti yang dikutip dari buku Bayi Tabung, Mempersiapkan Kehamilan, karya dr.Ivan R.Sini, SpOG terbitan Gramedia, secara umum infeksi akibat kuman tokso tidak menimbulkan gejala pada seseorang dengan kekebalan tubuh yang baik, namun akan berisiko pada saat kehamilan karena parasit  bisa menginfeksi plasenta dan janin, sehingga janin berisiko terinfeksi sepanjang perkembangan kehamilan.

Meski penularan lebih tinggi terjadi di akhir usia kehamilan, infeksi tokso akan lebih tinggi pada saat usia kehamilan baru mencapai trimester pertama. Risiko janin terinfeksi akan sangat kecil bila Anda terinfeksi beberapa bulan sebelum hamil. Bila Anda pernah terinfeksi sebelumnya, dokter akan menyarankan untuk menunggu sampai 6 bulan sebelum konsepsi, karena kuman tokso yang menginfeksi janin bisa menimbulkan kecacatan. [Zhang Mei Ling / Jakarta]

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id
Selanjutnya ->

Kamis, 28 Februari 2013

WASPADA ! DEHIDRASI SEBABKAN KERUSAKAN OTAK

Kekurangan cairan atau dehidrasi tidak boleh Anda anggap sepele. Disadari atau tidak, dehidrasi dapat menyebabkan gangguan tubuh seperti lemas hingga kerusakan otak.
 
Kita semua tahu sebagian besar tubuh terdiri dari air. Tidak ada satu pun organ dalam tubuh yang tidak mengandung air, bahkan tulang pun memiliki kandungan air. Untuk menjaga agar kadar air tetap seimbang dalam tubuh, kita memerlukan sekira delapan gelas air setiap hari. Ini akan membantu organ tubuh kita tetap berfungsi dengan baik.
 
"Tubuh kita terdiri dari air yang cukup banyak. Jika kita mengalami kekurangan air, maka tubuh sedikit demi sedikit akan mengalami kerusakan," ungkap Dr. dr Luciana B Susanto, MS, SpGK, ahli gizi, dalam sebuah acara di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (28/2/2013).
 
Dr. Luci juga memberikan gambaran tentang gejala dehidrasi pada tubuh. Dimulai dengan rasa haus, mulut kering, tubuh lemas, kencing pekat, dan sedikit keringat. Jika dibiarkan, bisa muncul rasa berdebar yang menyebabkan menurunnya tekanan darah sehingga memicu pusing. Kondisi yang paling parah dari dehidrasi adalah adanya kerusakan pada ginjal, bahkan otak.
 
"Inilah mengapa penting untuk mengonsumsi cukup air. Jangan tunggu hingga rasa haus datang. Biasakan selalu konsumsi air delapan gelas setiap hari," kata dr. Luci. [Cizilia Lee / Jakarta]

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id
Selanjutnya ->

PERANGI DEBU RUMAH

Cepat, periksa di bawah sofa, di belakang rak buku, dan di sudut ruangan. Dugaan saya, 99,99 persen di tempat-tempat itu kemungkinan berdebu.

Jika Anda memiliki anak, dugaan saya, debu mungkin hal terakhir yang ada dalam pikiran Anda. Memberi makan dan pakaian mungkin adalah daftar teratas di pikiran Anda. Selain itu, mengantar mereka ke sekolah tepat waktu, memastikan pekerjaan rumah mereka telah selesai, dan tidak bermain dengan pisau atau barang-barang berbahaya lainnya.

Menjadi orang tua mungkin membuat hidup Anda menjadi super-sibuk, dan Anda mungkin tidak ingin menghabiskan sedikit waktu untuk berpikir mengenai debu rumah. Saya tahu. Tapi debu rumah adalah sesuatu yang harus Anda pikirkan jika menjaga anak-anak agar tetap aman dan sehat merupakan bagian dari prioritas utama Anda.

Inilah mengapa hal-hal yang pasti di urutan pertama. Biasanya, debu rumah terdiri dari beberapa hal seperti sel kulit mati, rambut, bulu hewan peliharaan, serat karpet, dan partikulat yang masuk melalui jendela dan sol sepatu Anda. Sangat banyak.

Hal-hal yang kurang pasti, tapi mungkin lebih penting. Debu rumah juga mengandung pestisida, debu timbal, flame-retardants (bahan kimia yang digunakan dalam termoplastik, termoset, tekstil, dan pelapis yang tahan terhadap api), phthalates (bahan yang membuat plasic material menjadi flexible), PCB (substansi kimia organik sintetis), dan dioxin (bahan kimia yang menyebabkan kanker). Menakutkan.

Kembali pada 2003, Silent Spring Institute mempelajari sampel debu dari 120 rumah di Cape Cod dan mengukurnya dari berbagai jenis bahan kimia. Apa yang mereka temukan sungguh tidak baik. Ditemukan 67 bahan kimia yang memenuhi syarat sebagai pengganggu endokrin — bahan kimia yang mampu mengganggu fungsi normal dari sistem hormonal kita, yang bagi anak-anak, akan menjadi masalah yang besar.

Dari semua rumah yang diuji Silent Spring, 100 persen dari mereka memiliki tingkat pengukuran phthalates (endokrin pengganggu lain), yang terkait dengan masalah perkembangan dan perilaku (beberapa menyerupai karakteristik gangguan spektrum autisme), menurunkan IQ, cacat lahir, kanker payudara, dan obesitas.

Untuk bayi dan anak kecil, yang terus-menerus merangkak di sekitar di lantai dan menempelkan jari mereka ke mulut mereka, debu rumah akan menjadi sumber paparan bahan kimia yang sangat nyata dan merupakan suatu hal yang patut Anda atasi.

Berikut adalah beberapa saran sederhana untuk membantu Anda mengurangi debu di rumah dan bagaimana mengatasinya.

Lepaskan sepatu Anda di pintu depan. Sol sepatu Anda menyimpan segala jenis barang-barang dari luar- debu timbal, pestisida, kotoran anjing. Biarkan mereka di pintu, selalu, dan ajarkan anak-anak Anda untuk melakukan hal yang sama. Siapkan wadah kecil yang lucu untuk menempatkan sepatu mereka adalah hal yang baik untuk dimulai.

Membersihkan debu kering (dengan kemoceng, misalnya) hanya akan menyebarkan debu ke sekitar dan akan membuat lebih mudah terhirup. Sebaliknya, debu basah dapat dibersihkan dengan kain yang bisa dicuci atau kain yang dibasahi air.

Jangan membersihkan produk dan memoles atau menggunakan bahan sarat zat kimia yang tidak perlu pada furnitur. Jangan gunakan kain mikrofiber yang dapat menjebak debu. Jika Anda bisa, pilih kain mikrofiber yang bisa dicuci dengan mesin dan dapat digunakan kembali. Saya tidak terlalu menyarankan barangbarang sekali pakai seperti kain Swiffer.

Vakum dengan mesin yang memiliki filter HEPA. HEPA (high efficiency particulate air filter, filter partikulat udara efisiensi tinggi) bagus karena menangkap sebagian besar partikel halus dalam mesin, sehingga tidak memuntahkan mereka kembali ke udara.

Setiap tiga atau empat bulan (atau lebih sering) singkirkan sofa dari dinding dan vakum di daerah tersebut. Juga vakum di belakang TV, pastikan untuk memperhatikan kabel-kabel di bawahnya. Kabel dapat menumpahkan debu timbal, phthalates, dan bahkan PBDEs, suatu flame retardants. Debu di belakang TV dapat menjadi racun ekstra.

Itu saja. Ini bukan solusi sempurna karena debu adalah suatu hal yang akan selalu berurusan dengan kita, tapi menghadapinya dengan tepat, akan mengurangi paparan terhadap anak Anda. [Elaine Tjang / Bandung]

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id

Selanjutnya ->

Rabu, 27 Februari 2013

BAHAYA TERSEMBUNYI KETIKA MAKAN BERLEBIHAN

Para generasi tua seringkali memberi nasehat, "Makanlah sampai 70 - 80 persen kenyang". Kedengarannya hal ini begitu sederhana, namun bisa jadi merupakan jalan keluar bagi sindrom lemak hati (fatty liver syndrome).

Sindrom lemak hati, seperti yang dapat diduga dari namanya, merupakan akumulasi lemak di dalam sel-sel hati yang terkadang dapat merusak sel hati itu sendiri. Kerusakan itu seringkali dianggap hal yang sepele, akan tetapi bisa jadi dapat menyebabkan parut luka yang dikenal sebagai fibrosis, bila berlanjut dapat menjadi sirosis yang akan mempengaruhi fungsi hati (liver).

Ketika jaringan fibrotic terbentuk, sangat sulit untuk memperbaiki keadaan hati pada kondisi semula. Anda bisa saja membicarakan tentang terobosan pengobatan moderen saat ini, akan tetapi belum ada satu obat pun yang dapat menyembuhkannya.

Olahraga, istirahat dan tidak mengonsumsi alkohol barangkali dapat membantu sindrom lemak hati. Namun bagaimanapun juga, hal tersebut hanya bisa menghentikan menurunnya kesehatan hati menuju ke kondisi yang lebih serius, seperti halnya sirosis.

Saat ini orang sering mengabaikan pentingnya makan sesuai aturan. Bahkan benar-benar tidak memperhatikannya. Mengonsumsi aneka daging panggang di restauran barbeque atau dimanapun tempat makan yang menawarkan promosinya yang menarik. Kemudian mereka akan makan sepuasnya tanpa menghiraukan bagaimana sakitnya tubuh mereka setelah itu (beban berat yang ditanggung oleh tubuh), karena tidak ingin merasa rugi dengan uang yang telah dikeluarkannya.

Menurut pengobatan Tiongkok, "Orang kurus mempunyai panas, orang gemuk memiliki lendir." Lendir merupakan getah di dalam organ yang berlebihan dan dikeluarkan melalui saluran pernafasan, terutama paru-paru, kerongkongan dan sinus. Pengobatan Tiongkok menyebutnya "mengentalkan kelembaban", dan ini bertentangan dengan energi vital tubuh atau yang disebut juga qi.

Kalau qi itu sifatnya ringan dan mengalir, sedangkan lendir lawan katanya, kental dan menggenang. Pengobatan Tiongkok juga berpendapat lendir mengandung lemak. Banyak resep untuk mengurangi berat badan pada pengobatan Tiongkok bertujuan untuk merubah atau membersihkan lendir, yang juga menjadi dasar bagi penyembuhan sindrom lemak hati.

Obat-obatan menurunkan kolesterol dan triglycerida dalam tubuh, akan tetapi apakah kita mempunyai obat penghilang lemak dalam sel-sel hati?

Pengobatan Tiongkok menggunakan meridian pemandu obat, dimana obat-obatan dengan kandungan pharmakologis yang benar akan ditransportasikan oleh meridian tertentu untuk mendesak efek-efek yang diinginkan. Meridian adalah jalur energi yang menghubungkan organ-organ dan anggota tubuh.

Seluruh organ dan meridian memiliki meridian pemandu obatnya sendiri. Sebagai contoh, obat hati mengandung chaihu (柴胡, Bupleurum chinense), akar besar bunga huáng qín (黄芩, Scutellaria baicalensis) dan kulit tiram.

Apabila kita menggabungkan obat-obatan tersebut, lendir encer dengan obat akan berubah bentuk menjadi lendir (kental) dan menggunakan meridian pemandu obat untuk menghantarkannya ke hati, kemudian kita dapat membersihkan lemak di dalam hati. Selama dalam pengujian, ketika lendir tersebut menjadi encer, substansi lemak dalam hati akan berkurang.

Hati (liver) itu sendiri mungkin nampak berbeda, Anda dapat melihat perubahannya secara perlahan-lahan. Lalu bagaimana merawat sindrom lemak hati? Istirahat yang seimbang dan berolahraga. Buku kuno menyarankan bahwa Anda mesti tidur sebelum jam sebelas malam.

Istirahat, berolahraga dan mengurangi sedikit porsi makan hingga 70 atau 80 persen kenyang. Ini merupakan jalan terbaik untuk tetap sehat. [Angie Tan / Medan]

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id

Selanjutnya ->

STRES DALAM PANDANGAN PENGOBATAN TIONGKOK

Dalam lingkungan masyarakat saat ini, orang-orang pasti menghadapi stres. Stres dalam jumlah tertentu dapat membantu, namun tingkat stres yang tinggi pada fisik dan mental dapat mengarah pada masalah kesehatan.
Manusia memiliki tujuh macam mood (suasana hati): senang, marah, cemas, sepi, sedih, takut, dan panik. Di bawah lingkungan normal tidak akan menyebabkan penyakit. Namun, emosi berlebih dapat menyebabkan ketidaknyamanan jasmani.

Pengobatan Tiongkok percaya bahwa tujuan kesehatan yang sebenarnya adalah untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental setiap saat. Suasana hati yang tenang akan menyeimbangkan QI dan darah.

Emosi berlebih akan mempengaruhi isi perut, mengakibatkan kekacauan QI (energi) dalam perut, yang mengarah pada penyakit.

Saat seseorang terlalu senang, QI dalam jantung akan berkurang, dan pikirannya menjadi tidak karuan. Jantung berdebar, insomnia, ketidakseimbangan mental dapat muncul. Apabila terlalu hebat, ia dapat tertawa terus-menerus dan bergerak tanpa tujuan. Kesimpulannya: "Rasa senang yang berlebih dapat mengakibatkan berkurangnya QI," dan "Rasa senang yang berlebih dapat melukai hati."

Saat seseorang terkejut, QI dalam hati akan bergejolak, dapat mengakibatkan rasa panik, jantung berdebar, insomnia, gelisah, dan bahkan gangguan mental, kesimpulannya "Panik mengarah pada kekacauan QI."

Saat seseorang marah mereka menjadi tidak sabar, sakit kepala, emosi, dan bahkan pingsan. Hal ini dapat mempengaruhi limpa dan perut, yang mengakibatkan timbulnya gejala-gejalanya seperti muntah dan nafsu makan berkurang. Ini dinamakan "Kemarahan mengarah pada naiknya QI," dan "Kemarahan mengarah pada lukanya hati."

Rasa sedih yang berlebihan membuat suara seseorang menjadi rendah dan tidak kuat untuk berbicara, tertekan, sesak di dada, dan nafas menjadi pendek, yang dinamakan "Kesedihan mengarah pada hilangnya QI," "Kecemasan mengarah pada hitamnya QI," dan "Kesedihan melukai paru-paru."

Didera rasa takut yang berlebih, seseorang akan menjadi pucat,   pening, dan bahkan pingsan. Beberapa bahkan akan buang air kecil terus-menerus. Hal tersebut dinamakan "Ketakutan mengarah pada menurunnya QI," dan "Ketakutan dapat melukai ginjal."

Saat seseorang mulai merasa sakit, mendeteksi gejala awal diperlukan, namun jangan lupa untuk mengatur emosi. Hal pertama yang terpenting untuk menjadi sehat adalah mengkultivasi hati.

Melakukan latihan senam yang cukup, menerapkan pola makan seimbang, dan menjaga watak merupakan unsur-unsur yang ideal bagi hidup sehat. [Meiyin Lin / Surabaya]

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id

Selanjutnya ->

Senin, 25 Februari 2013

TANGKAL KANKER DENGAN KUBIS

Selama beberapa dekade terakhir, kanker telah menjadi ancaman bagi banyak orang di seluruh dunia. Cara hidup kita dan ekologi, menempatkan semua orang di bawah bahaya mendapatkan penyakit ini. Namun, para ilmuwan telah menemukan bahwa beberapa sayuran memiliki unsur-unsur yang membunuh karsinogen agen penyebab kanker
 
Salah satu sayuran terbaik yang bisa Anda konsumsi untuk mencegah atau mengalahkan kanker adalah kubis dan semua anggota keluarganya. Berbagai jenis kubis bisa membantu Anda untuk melakukan pencegahan terhadap bahaya karsinogen, demikian yang dilansir Magforwoman.

Ada banyak jenis kubis dapat Anda makan untuk mencegah kanker. Para ilmuwan telah menemukan bahwa semua jenis kubis mengandung unsur-unsur tertentu yang disebut glucosinolates. Unsur-unsur ini membunuh sel-sel kanker dan mencegah kanker.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa semua sayuran yang kaya dengan vitamin dan antioksidan dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. Ada sebuah teori infeksi bagaimana kanker berkembang.

Beberapa ilmuwan percaya bahwa kanker ini disebabkan oleh polusi yang berlebihan dari tubuh kita dengan berbagai virus dan bakteri. Vitamin dan antioksidan dalam sayuran membantu tubuh kita untuk mengatasi mereka dan menjadi sehat juga mencegah kanker. Jadi, mulailah mengonsumsi lebih banyak sayuran agar lebih sehat. [Paoline Zheng / Jakarta]
Selanjutnya ->

Minggu, 24 Februari 2013

SEBERAPA AMAN SEAFOOD YANG ANDA MAKAN?

"Anda harus makan lebih banyak ikan" adalah pernyataan yang sering saya ucapkan untuk pasien. Tapi saya mendapati jawaban pasien akhir-akhir ini, "Tapi apakah ikan aman dikonsumsi?"

Mereka khawatir kandungan merkuri dan PCB yang mungkin terdapat pada ikan. Jadi ketika dewasa ini segala sesuatu bersentuhan dengan kontaminasi, seberapa amankah ikan untuk dimakan?

Sebuah laporan dari Johns Hopkins Center for a Livable Future, yang diterbitkan oleh Environmental Science and Technology, menganalisis data pemeriksaan seafood dari Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Jepang.

Dikatakan bahwa saat ini 85 persen seafood yang dikonsumsi di Amerika Utara merupakan hasil impor, dan sebagian besar berasal dari tambak (praktek yang disebut budidaya perairan) di Asia dan tempat-tempat lain di negara berkembang.

Satu hal negatif adalah bahwa negara-negara lain memiliki berbagai standar budidaya perairan. Misalnya, mereka mungkin menggunakan obat yang dilarang di Amerika Utara. Tapi hal negatif yang lebih besar adalah para pejabat Amerika Utara tidak memeriksa sebagian besar peternakan ikan di luar negeri. Ini berarti hanya sebagian kecil seafood impor yang diuji residu obat, mikroba, dan logam berat.

Bahkan, dilihat secara keseluruhan, pemeriksaan AS tidak sempurna. Misalnya, laporan Hopkins mengatakan pemeriksaan oleh FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat hanya mendapatkan 2 persen kontaminan. Dibandingkan dengan 20 sampai 50 persen di Eropa, 18 persen di Jepang, dan 15 persen di Kanada. Selain itu, pengujian Eropa mendapatkan adanya 34 obat, tetapi pengujian Amerika Serikat hanya mendapatkan 13.

Ada kabar buruk bagi saya. Saya suka udang, tapi menurut peneliti Hopkins, udang kecil dan udang besar adalah makanan laut yang paling sering melebihi batas residu obat. Kepiting, basa (sejenis lele), belut, dan ikan nila adalah beberapa jenis ikan lain hasil budidaya yang bermasalah.

Vietnam adalah negara yang paling banyak melakukan pelanggaran obat, diikuti oleh Tiongkok, Thailand, Indonesia, India, Taiwan, dan Malaysia.

Pertanyaannya adalah, berapa banyak masalah adalah obat yang digunakan untuk mengontrol penyakit saat ikan penuh dalam kegiatan peternakan? Bahaya terbesar adalah untuk pekerja pertanian. Sisanya adalah kita, tidak ada yang tahu berapa banyak kronis paparan tingkat rendah merugikan kita. Ada juga kekhawatiran bahwa bakteri dapat mengembangkan resistensi terhadap antibiotik.

Jadi, kalau seperti saya, yang ingin menikmati ikan, bagaimana bisa makan tanpa menjadi tertekan? Dr David Lowe, penulis studi Hopkins, menyarankan untuk mencari peternakan seafood dalam negeri, yang memiliki peluang lebih besar untuk diperiksa. Dan jika Anda beruntung tinggal di Kanada, tidak ada sejarah pelanggaran ekspor.

Program Acara Seafood di Amerika Serikat mencatat daftar beberapa ikan yang tinggi kandungan lemak omega-3, rendah merkuri, PCB, dan pestisida: tiram (diternakkan), sarden Pacific (tertangkap secara liar), rainbow trout (diternakkan), salmon (tertangkap liar dari Alaska), salmon Coho air tawar (dibudidayakan di tangki di Amerika Serikat), tuna albacore dari Amerika Serikat atau British Columbia, dan arctic char (diternakkan).

Yang terbaik adalah memilih ikan kecil, yang hampir tidak mengandung kontaminan dan memiliki kandungan lemak omega-3 lebih tinggi. Tapi karena ikan yang lebih besar memakan ikan-ikan kecil, mereka memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dari kontaminan. Salmon liar maupun kaleng selalu merupakan pilihan yang baik.

Ingat bahwa semua ikan tidak diciptakan sama. Tiga ons ikan salmon yang diternakkan mengandung lebih dari 2.000 miligram (mg) lemak omega-3. Udang hanya memiliki 250 mg.

Jika Anda mencari ikan dengan kandungan magnesium tinggi, tetapi melindungi diri Anda dari aritmia jantung fatal, pesan tuna atau udang. Jika Anda khawatir tentang kolesterol, lobster rebus atau kukus hanya mengandung 72 mg per 100 gram dibandingkan dengan 75 untuk ayam tanpa kulit dan 2 telur rebus.

Melihat gambaran keseluruhan, manfaat kesehatan dari ikan jauh lebih besar dari risikonya. Bahkan, ketika saya menulis kolom ini, peneliti melaporkan bahwa orang yang makan ikan secara teratur memiliki kemungkinan 12 persen lebih kecil menderita kanker usus dan dubur.

Saat ini, terdapat banyak kontaminan berisiko di udara dan air yang dalam kondisi sangat mengkhawatirkan. Tapi saya tidak merasa khawatir yang berlebihan tentang ikan-ikan tersebut. [Veronica Lim / Bogor]

* DA JIA PENG YOU - XIN NIEN KUAI LE - GONG XI FA CHAI *

Selanjutnya ->

GULA BISA JADI PENYEMBUH LUKA

Gula mungkin dapat dijadikan sebagai alternatif penyembuh luka. Sebuah studi kecil yang dilakukan oleh perawat dan dokter di Inggris meneliti efek dari gula untuk pengobatan luka yang merupakan resep turun temurun dari sebuah keluarga, demikian dilansir BBC.

Moses Murandu, pria asal dari Zimbabwe yang sedang menempuh studi di Birmingham University mengatakan, ayahnya menggunakan gula bergranulasi untuk mengobati luka. Menurutnya, gula dapat mencegah penambahan jumlah bakteri pada tempat terjadinya luka.

Ia menemukan beberapa keberhasilan dari studi kecil yang dilakukannya di 35 rumah sakit di Birmingham. Menurutnya, studi mengenai manfaat gula perlu dikembangkan lebih lanjut.

Seorang pasien pria berusia 62 tahun bernama Alan Bayliss, harus mengalami amputasi di kaki kanan bagian atas lututnya, serta mengalami penghilangan pembuluh vena dari kaki kirinya. Penghilangan pembuluh venanya tidak dapat sembuh sebaik yang para dokter prediksikan sebelumnya. Kemudian, Murandu menyarankan untuk mengobati lukanya dengan gula.

"Telah terjadi sebuah perubahan besar. Luka yang sebenarnya sangatlah dalam dan sangat besar, sebesar jari saya. Ketika Moses pertama kali membalut luka saya dengan gula, ia hampir menggunakan seluruh pot gula, namun dua minggu kemudian, ia hanya perlu menggunakan empat sampai lima sendok teh," ungkapnya seperti dikutip BBC.

Bayliss mengatakan ia sangat puas dengan hasilnya, meskipun pada awalnya ia merasa ragu. [Renata Koh / Jakarta]

* DA JIA PENG YOU - XIN NIEN KUAI LE - GONG XI FA CHAI *
Selanjutnya ->
Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: IPTEK

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA